Lemak Baik dan Lemak Jahat, Cari Tau Yuk Sumbernya dari Mana Aja!

Lemak Baik dan Lemak Jahat, Cari Tau Yuk Sumbernya dari Mana Aja!

Salah satu penyebab datangnya berbagai macam penyakit dan obesitas adalah lemak berlebih. Meski merupakan zat gizi makro yang dibutuhkan tubuh selain protein dan karbohidrat, namun ternyata ada juga lemak jahat yang perlu dihindari. Lemak adalah zat yang seharusnya berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh seperti melindungi organ tubuh, memberikan energi, dan menghasilkan hormon untuk mendukung kinerja tubuh. Tetapi apabila konsumsinya tidak dibatasi, bisa berdampak buruk untuk kesehatan.

Perbedaan Lemak Baik dan Lemak Jahat

Tidak semua lemak itu baik untuk tubuh. Ada juga yang jahat dan menyebabkan datangnya berbagai macam penyakit serta masalah kesehatan seperti obesitas. Di bawah ini adalah beberapa perbedaan dari lemak baik dan lemak jahat, antara lain:

1. Lemak Baik (unsaturated fat)

Lemak baik disebut juga dengan lemak tak jenuh dan berbentuk cair ketika berada dalam suhu ruangan. Strukturnya terdiri atas rangkaian atom karbon dan atom hydrogen. Karena ini merupakan lemak baik, sehingga aman untuk dikonsumsi.

Lemak tak jenuh terdiri atas 2 macam. Yaitu, lemak tak jenuh ganda atau polyunsaturated fat dan lemak tak jenuh tunggal atau monounsaturated fat. Lemak tak jenuh tunggal punya 1 slot kosong untuk mengisi atom hydrogen sehingga bisa menurunkan resiko penyakit jantung dan masuk ke dalam bahan utama diet a la Mediterania.

Sedangkan lemak tak jenuh ganda mempunyai beberapa slot kosong pengikat atom hydrogen, yaitu Omega-6 dan Omega-3. Omega-3 bisa menurunkan resiko penyakit jantung, sedangkan Omega-6 ampuh mengurangi inflamasi.

2. Lemak Jahat (saturated fat)

Lemak jenuh ini disebut dengan lemak padat karena berbentuk padat pada suhu ruangan. Molekulnya dipenuhi oleh atom hydrogen dan akan menjadi lemak jahat bila dikonsumsi secara berlebihan, karena bisa meningkatkan kadar kolesterol dan menyebabkan penyakit stroke serta jantung.

Lemak jahat (lemak trans) itu sendiri sifatnya buatan (sintetis), dan berasal dari proses industri sehingga bersifat padat. Jenis lemak ini dapat meningkatkan kolesterol jahat sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik, serta beresiko meningkatkan resiko penyakit stroke, jantung, dan diabetes tipe 2.

Sumber Lemak Baik

Beberapa sumber makanan yang termasuk dalam lemak baik adalah selai kacang, minyak zaitun, dan alpukat. Kesemuanya ini adalah lemak tak jenuh tunggal. Sedangkan untuk lemak tak jenuh ganda meliputi Omega-3 dan Omega-6. Anda bisa menemukannya pada ikan berlemak seperti ikan kembung, sarden, dan salmon.

Sumber Lemak Jahat

Sumber makanan yang harus dikurangi dan termasuk lemak jahat adalah daging merah (daging babi dan sapi), kulit ayam, serta semua jenis olahan susu. Di samping itu, Anda bisa menemukan jenis lemak jenuh dari telur, mentega, minyak kelapa sawit, dan minyak kelapa.

Tidak hanya itu saja, untuk sumber lemak trans yang termasuk golongan lemak tak sehat dan harus dikurangi adalah semua makanan yang diolah dengan cara digoreng. Misalnya saja seperti kue, kentang goreng, pie, kue kering, biskuit, margarin, donat, popcorn, dan pizza beku.

Pizza beku yang disantap dengan cara dipanaskan kembali tidak sehat untuk kesehatan karena di dalamnya mengandung sumber lemak jahat penyebab penyakit jantung, obesitas, dan kolesterol.

Seperti itulah perbedaan lemak baik dan lemak jahat, serta beberapa penjelasan lebih jauh mengenai kedua jenis lemak tersebut. Dengan memahaminya, diharapkan bisa membantu Anda untuk memilih jenis makanan yang terbaik untuk kesehatan.

Beriklan Jadi Lebih Mudah

Bagikan :