Kenali Ciri-Ciri Obesitas

Kenali Ciri-Ciri Obesitas

Obesitas bisa menjadi awal mulanya seseorang terkena berbagai jenis penyakit berbahaya. Obesitas merupakan kondisi tubuh yang mengalami berat badan berlebih. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan berbagai resiko penyakit seperti diabetes dan jantung koroner. Bukan hanya itu, wanita yang terkena obesitas berisiko mengalami osteoartritis lutut dan nyeri punggung.

Obesitas juga bisa mempengaruhi kontrasepsi dan tingkat kesuburan pada wanita. Karena itulah sangat penting memahami ciri-ciri obesitas, sehingga nantinya bisa mengambil tindakan pencegahan sebelum terlambat. Berikut ini merupakan ciri-ciri obesitas, antara lain:

1. Sering mengalami sesak nafas

Orang yang mengalami obesitas akan merasa sulit bergerak. Hal itu dikarenakan lemak yang berada di sekitar leher dan dada dapat menyebabkan nafas pendek. Oleh sebab itu, orang yang gemuk sulit bernafas karena lemak berlebih membuat udara saat mengalir ke keluar masuk paru-paru.

2. Menstruasi tidak teratur

Ciri-ciri yang satu ini hanya terjadi pada wanita. perubahan berat badan yang signifikan menjadi salah 

satu penyebab siklus menstruasi tidak teratur. Kapasitas sering disangkutpautkan dengan peningkatan risiko jarang mengalami datang bulan atau bahkan tidak datang bulan sama sekali. Hal itu dikarenakan tidak adanya masa ovulasi atau justru periode menstruasi yang panjang. Hal itu juga disebabkan karena lemak berlebih yang mengganggu keseimbangan hormon di tubuh wanita.

3. Mendengkur

Mendengkur atau yang sering disebut dengan ngorok bila terjadi karena getaran jaringan lunak pada tenggorokan dan leher ketika menghirup nafas. Apabila seseorang itu mengalami obesitas maka bisa membuat ia beresiko mengalami Obstructive Sleep Apnoea khususnya jika mempunyai sejumlah besar lemak di sekitar leher. Umumnya orang yang mempunyai tingkat leher lebih dari 43 cm lebih sering mendengkur ketika tidur.

4. Sakit punggung

Setidaknya terdapat tiga diagnosis sakit punggung yang paling sering terjadi pada seseorang yang mengalami obesitas, yaitu penyakit degeneratif tulang belakang termasuk kurangnya cairan pada cangkang kerang belakang, kondisi spondylolisthesis atau slip pada punggung di bagian bawah, serta kurangnya cairan pada cakram tulang belakang. Pecahnya cakram tulang belakang atau leher juga bisa terjadi pada seseorang yang mengalami obesitas. Orang yang mengalami obesitas juga bisa mengalami peningkatan resiko patah tulang, spondylolysis, stenosis tulang belakang, serta penyempitan saluran tulang belakang.

5. Varises

Varises merupakan ciri obesitas yang timbul sebab pembuluh darah melebar yang disebabkan oleh melemahnya dinding pembuluh darah. Varises ini dapat muncul yang terlihat seperti kumpulan pembuluh darah biru atau ungu yang kadang dikelilingi oleh kapiler darah tipis yang dikenal sebagai spider veins. 

6. Tekanan darah tinggi

Prevalensi berkembangnya besitas menjadi salah satu faktor utama terkena resiko penyakit hipertensi. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kasus obesitas yang disertai hipertensi. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengakibatkan diabetes dan penyakit ginjal kronis. Prevalensi hipertensi kerap kali dikaitkan secara langsung dengan obesitas.

7. Masalah kulit

Jika Anda mempunyai berat badan yang berlebih serta kerap kali mengalami masalah kulit, maka itu bisa menjadi tanda-tanda Anda mengalami obesitas. Pada dasarnya masalah kulit bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya perubahan hormon yang bisa mengakibatkan daerah pada leher maupun lipatan tubuh lainnya menghitam serta timbul tekstur seperti beludru. Selain itu, peregangan kulit juga bisa menyebabkan stretch mark. Sementara itu, kelembaban dalam lipatan tubuh dapat mendorong pertumbuhan jamur dan bakteri sehingga bisa mengakibatkan ruam kulit dan berbagai infeksi.

Itulah beberapa ciri seseorang yang terkena obesitas. Semoga bermanfaat!

Referensi:

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-2348609/10-tanda-seseorang-mengalami-obesitas

Pre Order Jauh Lebih Mudah

Bagikan :