Apa yang Terjadi Jika Melewatkan Sarapan? Ini Efeknya!

Apa yang Terjadi Jika Melewatkan Sarapan? Ini Efeknya!

Sarapan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilakukan dan tidak boleh terlewatkan saat akan mengawali hari. Makan 1 mangkuk ceral, segelas susu, atau makan roti itu cukup untuk memenuhi kebutuhan sarapan pagi. Dengan sarapan, maka tubuh menjadi lebih berenergi dan kuat melakukan kegiatan sehari-hari.

Selain itu, sarapan pagi ternyata bisa menurunkan resiko terjadinya penyakit kronis dan obesitor. Karena saat baru bangun tidur, tubuh membutuhkan gula darah untuk meningkatkan kinerja otak dan fungsi otot yang cenderung rendah. Sehingga bila seseorang melewatkan sarapan dapat menyebabkan beberapa masalah dan dampak yang merugikan tubuh.

Dampak Buruk Bila Melewatkan Sarapan Pagi

Sering melewatkan sarapan pagi bisa membuat kinerja tubuh bermasalah dan tidak optimal. Karena konsentrasi menjadi terganggu saat tubuh merasa lapar. Di bawah ini adalah beberapa dampak buruk bila Anda melewatkan sarapan di pagi hari, antara lain:

1.Sarapan pagi diperlukan oleh tubuh untuk membuat metabolismenya meningkat. Karena sarapan adalah sumber energi pertama yang masuk dalam tubuh setelah tubuh Anda beristirahat di malam hari selama kurang lebih 8 jam (tidur). Maka dari itu, bila Anda melewatkan sarapan pagi itu bisa membuat metabolism tubuh bermasalah.

2.Sering melewatkan sarapan pagi bisa membuat asam lambung meningkat. Itu karena tubuh secara otomatis akan melepaskan asam dalam perutnya supaya tubuh tetap mendapatkan bahan bakarnya ketika merasa lapar. Sementara itu bila asamnya tidak memproses makanan, akibatnya asamnya menjadi naik ke perut hingga jantung. Sehingga terjadilah GERD.

3.Dengan sarapan pagi, tingkat konsentrasi otak menjadi meningkat. Sementara itu bila tidak sarapan pagi menyebabkan fungsi kognitif bermasalah. Sehingga seseorang menjadi tidak fokus dan menyebabkan terjadinya peningkatan stress (mudah marah).

4.Karena gula darah rendah akibat tidak sarapan pagi menyebabkan terjadinya sakit kepala (migraine). Itu karena bahan bakar tubuh seperti glukosa kurang sehingga menyebabkan fungsi sel otak menurun dan mengakibatkan terjadinya gejala sakit kepala. Karena migraine adalah cara tubuh memberikan sinyal bahwa dirinya membutuhkan asupan energi yang cukup.

5.Seseorang yang tidak sarapan pagi membuat resiko terkena diabetes tipe2  menjadi meningkat. Sehingga tubuh menjadi merasa lebih lapar di siang hari dari biasanya dan gula darah meningkat tidak teratur.

6.Melewatkan sarapan pagi juga menyebabkan peningkatakn berat badan (obesitas). Itu karena orang tersebut menjadi lebih lapar pada siang hari. Sehingga  orang yang tidak sarapan pagi biasanya memiliki keinginan untuk menyantap makanan manis dan berlemak yang menyebabkan kenaikan berat badan.

7.Sarapan pagi adalah gaya hidup sehat untuk mengurangi terjadinya serangan jantung. Itulah kenapa orang yang sering melewatkannya pasti beresiko terkenya penyakit jantung.

8.Halitosis atau bau mulut merupakan salah satu masalah yang disebabkan saat seseorang melewatkan sarapan pagi. Seseorang menjadi bau mulut karena tidak ada makanan yang dapat menetralkan bau mulut. Sehingga bakteri yang menyebabkan bau mulut menjadi semakin berkembang saat seseorang melewatkan sarapan pagi.

Jadi perlukah sarapan itu? Sebenarnya sarapan atau tidak itu tergantung dari kebutuhan setiap orang. Bila Anda merasa lapar saat pagi hari dan suka sarapan, maka pilih menu sarapan yang lebih sehat sebelum melkaukan rutinitas. Sedangkan bila Anda tidak merasa lapar pada pagi hari, maka cobalah memulai dengan menyantap sesuatu dalam porsi kecil, misalnya saja smoothie buah segar atau protein shake.

Pre Order Jauh Lebih Mudah

Bagikan :